Jelajah Rempah : Voluntourism di Biak, Papua

on . Posted in Traveling

Kali ini aku sedang gembira, kawaaannn...!
Aku terpilih sebagai salah satu dari 8 finalis Jelajah Rempah.

FINALIS JELAJAH REMPAH
Apa kerjaan finalis Jelajah Rempah?
Memilih 1 dari 3 tujuan penjelajahan: ANAMBAS, BANDA NEIRA, atau BIAK
Lalu menyusun rencana perjalanan ke tempat yang dipilih dengan aturan (ciiee aturan):
lama jelajah 7-14 hari dengan anggaran maksimal 10 juta rupiah.
Nah, gak hanya traveling, tapi juga voluntourism.
Seperti apa jadinya? Ini dia:

Itinerary
yukarti itinerary jelajah rempah

Dan setelah itu...mengundang keluarga, saudara, kawan, penggemar (serasa artis), juga para follower dan stalker (eehh!) untuk memberi dukungan.
Caranya? Cukup beri LIKE dan COMMENT pada Facebook di link sini :)



Hmm...berikut ini ku sampaikan beberapa catatan menarik tentang itu, iyaa tentang itu, yang itu tuh, siapa hayooo ^___^

THE SPICE JOURNEY
*The Spice Journey: travel gear made by Indonesian artisans and craftmen*
Mereka eksplorasi kekayaan budaya Indonesia melalui pembuatan dan penjualan produk traveling. Jadi, dalam tiap produk traveling yang mereka buat selalu menunjukkan ciri khas dari budaya di berbagai daerah Indonesia. Bagiku, The Spice Journey adalah inspirator & motivator bagi pengrajin sekaligus distributor untuk produk traveling. Semuanya buatan asli Indonesia! Jika ingin cek lebih lanjut, telusuri webshop THE SPICE JOURNEY :)


JELAJAH REMPAH
Kompetisi Jelajah Rempah diselenggarakan September 2013-Januari 2014. Lama yaa dan panjang yaa? Iya, titik! Kenapa aku bisa ikut kompetisi sepanjang ini? Gak sengaja, bro! Suatu siang yang panas dan sejuk, aku buka akun twitter @uopoiki, dan di timeline ada kuis berhadiah dari @JelajahRempah. Aku cek dengan cermat & teliti, eeh hadiahnya sangat mengejutkan: TRAVELING GRATIS! ke salah satu daerah di Indonesia. Sejak saat itulah aku SERIUS BANGET ikut kuis ini :)) Hasilnya? Anda sekalian yang berbahagia bisa melihatnya. Baik, terima kasih, terima kasih untuk kesempatan emas ini :))

BIAK, PAPUA
Kenapa aku pilih Biak? Karena SANGAT PENASARAN dengan Papua. Dan, aku percaya, Biak punya jutaan keindahan yang bisa diselami, amin! Setelah kulik-kulik tulisan di internet, eeh benar! *senyum mengembang di dahi*

ITINERARY
Apa saja yang akan lakukan di Biak? Traveling dong! :))
Cuma itu doang? Gak! Aku juga akan VOLUNTOURISM.
Aku susun rencana 9 hari untuk menjelajahi tiap sudut Biak, bukan hanya sudut ruangan, sudut segitiga, tapi juga tiap sudut hati yang aku jumpai :)
Berikut ini aku paparkan aktivitas selama di Biak.

WISATA ALAM
Aku akan pergi ke Pantai Bosnik, Pulau Dauwi, Pulau Samakur, Taman Burung & Anggrek, Kolam Biru, Air Terjun Wafsarak, Batu Pica, dan Pantai Wari. Banyak yaa? Iyaa dong, guweh getoh :)))))
Wisata alam ini terdiri dari 2 bagian, yaitu wisata di Kepulauan Padaido dan di Pulau Biak. Pertama, kita bahas pelesir di Padaido. Dari Pantai Bosnik, kita akan sewa perahu dan berlayar ke Pulau Dauwi. Di sana kita bisa nonton atraksi kuskus dan ketan kenari di senja hari, lalu bobok-bobok cantik di cottage, berburu matahari terbit di pagi yang aduhai, dan pastinya snorkling dong! Kita akan lihat keelokan bawah laut Padaido. Pengalaman yang menenteramkan hati *ketiwi di dilim hati* Ooh, masih ada lagi, kita menjadi saksi mata perpindahan ajaib burung siang dan burung malam menjelang matahari terbenam di Pulau Samakur.

Sementara itu, di daratan Biak kita akan memantau betapa melimpahnya flora & fauna di Taman Burung dan Taman AnggrekItu anugerah SANG PENCIPTA! Ada pula Kolam Biru, perpaduan gua, sungai, dan kolam yang airnya berwarna biru jernih. Sungguh memukau, kita harus ke sana, kawan! Selain itu...kita pun bakal menengok 3 tempat wisata alam yang ada di Biak Utara, yaitu Air Terjun Wafsarak, Batu Pica, dan Pantai Wari yang eksotis. Seperti apa eksotisnya? Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Silakan googling! Mau ikutan? Ayooo!


WISATA SEJARAH
Ke mana saja tujuannya? Biak punya segudang! Ada Kampung Tua dan Perkuburan Padwa, Museum Cenderawasih, Gua Lima Kamar, Goa Jepang, dan Monumen Perang Dunia II.  Eeh koq ada perang-perang segala sih? Iyaa dong, itu adalah bukti sahih bahwa dahulu Biak menjadi arena pertandingan, eeh salah, arena perang dunia yang kejam, hiks hiks hiks :( Tempat itu sangat tersohor di antara warga Jepang lho, koq bisa? Yaa, karena Jepang terlibat di dalamnya secara penuh, lengkap, dan nyata tak terbantahkan!  Selain sejarah Perang Dunia II, kita bisa melihat sejarah Biak dari sisi lain di Kampung Tua dan Perkuburan Padwa. Yup, di sana ada rumah adat Suku Biak. Eloknyaa!

WISATA BUDAYA
Tari Yosim Pancar dan Barapen. Yak, kita bisa menyaksikan dua tradisi itu secara langsung di Kampung Nyansoren.
Cobalah bayangkan betapa unik, kaya, dan memukaunya pertunjukkan tradisional di Biak.

WISATA KULINER dan BELANJA
Ini dia yang ditunggu-tunggu... Biak mampu menyuguhkan hidangan paling lezat, yaitu papeda dan keripik. Makanan tradisional ini bisa kita dapatkan di Pasar Darfuar dan Desa Sorido. Di samping kuliner, kita juga bisa mengunjungi para pengrajin tifa dan ukiran di Desa Anggopi serta para pengrajin tikar di Desa Anggaduber. Cihuuiii, rasanya tak sabar lagi untuk segera berangkat ke Biak! :))

VOLUNTOURISM
Bagiku, traveling tanpa voluntourism itu tak lengkap!
*Voluntourism: saat keanggunan wisata Biak, Papua melebur dengan semangat belajar anak-anak*
Itulah definisiku tentang voluntourism. Yaak, selama di Biak, aku mencoba terlibat pada masyarakat dengan mengajar anak-anak. Aku bekerja sama dengan BUKU UNTUK PAPUA. Mereka memiliki Rumah Baca Mandaw dan Rumah Baca Satelit di Opiaref untuk anak-anak.
Apa saja yang akan aku lakukan? Aku akan berkenalan dengan anak-anak dan para pengajar di sana, lalu berbagi pengetahuan dengan mereka, dan tentunya aku bisa belajar banyak dari mereka. Ada satu sesi yang akan ku adakan bersama anak-anak, aku sebut sesi KARTU POS. Appan tuh? Aah rahasia dong! Ini contoh kartu pos yang akan aku pakai untuk voluntourism bersama anak-anak nanti :))

Kartu Pos
yukarti kartu pos jelajah rempah

Sebelum aku berangkat ke Biak, aku akan menjangkau sebanyak mungkin orang yang sudah dukung aku dalam Jelajah Rempah, lalu kita semua akan lakukan sesuatu untuk kartupos ini. Dan sepulang dari Jelajah Rempah, aku akan bawa kartupos ini untuk kalian semua, semuanya! :D
Hanya bertemu & mengajar anak-anak begitu saja? TIDAAKK...!
Sepulang dari Jelajah Rempah ini, aku akan melakukan aksi berikutnya. Aku akan menyebarluaskan informasi mengenai Rumah Baca di Biak dan komunitas Buku Untuk Papua ini. Caranya? Melalui blog, Kaskus, Google Drive, Slideshare, Youtube, dan Soundcould, Twitter, dan Facebook. Ada bentuk tulisan, gambar dan video.

Itu saja? TIDAAKK...!
Aku akan cetak ratusan kartupos bergambar budaya, sejarah, alam, dan pendidikan di Biak. Eh, kartupos untuk apa yak? Aku bekerja sama dengan ALEXANDER THIAN @aMrazing dan DINA ROSITA @DuaRansel untuk mengadakan kuis berhadiah kartupos.
Aku yang menyediakan hadiah berupa kartupos, dan para pemenang kuis akan mendapatkan kartupos Biak ini. Dengan demikian, semakin banyak orang yang mengenal pendidikan di Biak, Papua. Oh yaa, Alexander dan Dina sudah setuju rencana ini! Senang sekali dapat dukungan mereka untuk pendidikan di Biak, Papua. Mereka berdua tersohor sebagai traveler sekaligus penulis buku traveling. Salah satunya adalah The Journeys 3 :))

Aku berharap, kepedulian terhadap pendidikan di Papua terus bertambah. Dan aku terus mendukung komunitas BUKU UNTUK PAPUA.
Untuk kegiatan voluntourism di Biak bersama BUKU UNTUK PAPUA ini, aku menyebutnya: Kami menanam dan menebarkan pengetahuan di Papua.

DUKUNG AKU!
Makin yakin dukung aku untuk Jelajah Rempah dan voluntourism di Biak, Papua? Paket wisata lengkap, paket voluntourism juga lengkap!

Yuk, KLIK LINK INI! Berikan LIKE dan COMMENT di Facebook. Contoh: *Kak, aku ikut jadi saksi Perang Dunia 2 yaa*

Kalian juga bisa dukung aku lewat twitter. Caranya, buka akun @JelajahRempah lalu tuliskan dukunganmu dengan mention @uopoiki dan mention @JelajahRempah plus hashtag #JelajahRempah :)) Contoh: *@JelajahRempah aku dukung @uopoiki voluntourism #JelajahRempah di Biak, aku cinta pendidikan Papua* Oke sip!

Terima kasih banyak yaa!
Semoga Tuhan memberkati dan menjagai kita semua :))

Dukung aku untuk jelajahrempah