Bersua Lagi Di Waktu Nanti

Posted in Refleksi

Halo, engkau, bapak muda yang sedang ada di ibukota!

Apa kabarmu di sana?

Lewat surat ringkas ini aku ingin melantaskan percakapan kita yang lama tak diretas. Baiklah, hari ini engkau berbunga-bunga karena perubahan usia. Ku sampaikan selamat agar engkau sehat dan mensyukuri segala nikmat. Juga, semoga engkau menjadi saluran rahmat berkat bagi keluarga dan seluruh jagad.

Gemini Mei, Gemini Juni

Posted in Refleksi

Wahai engkau sang Gemini dua puluh empat Mei :)

Kau pernah berucap bahwa kau mau surat. Surat dariku untukmu. Seperti waktu itu kau mendambakan kartupos paling rupawan dari Taiwan. Telah ku kabulkan, bukan? Betapa gagah pintamu, sebanding dengan betapa gigih upayaku. Begitulah Gemini. Sekali mengingini, sulit berhenti.

Kini, aku hendak mengikuti informasi termutakhir apa yang ingin kau bagi. Adakah kau sedang melayani tamu-tamu yang katamu datang tanpa henti? Ataukah sekarang kau tengah mendapat rehat? Aku mahfum, memang pekerjaanmu mensyaratkan limpahan aksi maklum. Agar kau tak merasa terhukum.

Bersama Manik Uni, Kelana Sepeda

Posted in Refleksi

Halo, Mbak Manik Uni! Selamat pagi.

Gigi sudah sehat dua puluh empat karat, yaa? Sudahkah berencana menyantap bebek goreng lagi bareng Clareta? Bebek goreng di dekat rumahku itu. Tempat kita bertiga makan malam bersama sebelum aku kembali lagi merantau di sebuah tanah asing. Tanah Formosa sebutannya. Tenang saja, aku tidak terasing, ataupun diasingkan.

Sekarang aku sedang di Formosa, engkau di Jawa. Aku mendiami Keelung, engkau di Blitar. Aku belajar, engkau bekerja. Aku yang menggagas surat, dan engkaulah yang mendapat. Jangan lupa, nanti ada seorang perempuan muda yang akan membaca & mengirimkan ini. Namanya Iit Sibarani :)

Westlife, The Family Men

Posted in Refleksi

Hello, Westlife!
 
How are you, Mr. Kian Egan, Mr. Nicholas Byrne, Mr. Markus Feehily, and Mr. Shane Filan? I hope you are doing homey, as the old seasons are salutary.

You are part of my late childhood, after I reached nine or ten. You are heart of my teenager era where high school life was so attractive. You are mate of my undergraduate period with your tune and episode. You are blade of my office and leisure hours. You are just great and my favourite.

Afternoon Sweet Tea

Posted in Refleksi

KD :)

That's how I used to address your name. We are too hot to be reckoned just as acquaintance. We are too cold to be reputed as close mate. We enjoy our warm friendship, neither hot nor cold. Maybe Indonesian people say it likes 'hangat-hangat tahi ayam.' But, I claim, no! We would rather alike an afternoon sweet tea.

An afternoon sweet tea is humble but noble. It can rest weary eyes. It let you full-blooded. It matches for home, school, job, and parties. It is honored by the folks and royal families. An afternoon sweet tea can be enjoyed as we sit inside the rickshaw :)